Pembakaran bata merupakan salah satu tahap paling penting dalam proses produksi bata merah. Tahapan ini menentukan kekuatan, ketahanan, dan kualitas akhir dari bata yang dihasilkan. Salah satu teknologi yang kini banyak digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan mutu hasil adalah mesin tunnel kiln.
Tunnel Kiln adalah sebuah sistem pembakaran bata yang berbentuk terowongan panjang dan dilengkapi dengan kontrol suhu otomatis. Mesin ini bekerja secara kontinyu, artinya bata yang masuk dan keluar berjalan terus-menerus mengikuti jalur yang sudah ditentukan. Hal ini sangat berbeda dengan metode tradisional seperti tungku statis atau pembakaran manual, yang biasanya memerlukan waktu dan tenaga kerja lebih banyak.
Proses pembakaran bata merah :
- Persiapan bata : bata hasil cetakan dikeringkan hingga kadar airnya < 2%.
- Penyusunan bata / stapel : bata disusun / distapel rapi di atas lori dengan celah udara yang cukup.
- Proses pembakaran : bata yang sudah disusun rapi di atas lori kemudian diletakkan di atas troli, troli bergerak perlahan melalui tiga zona suhu di dalam lorong tunnel kiln (pemanasan awal, pembakaran, dan pendinginan ).
- Pengeluaran produk : bata yang telah melalui proses pembakaran dan sudah matang kemudian dimasukkan ke dalam mesin cooling untuk didinginkan.
- Tahap terakhir yaitu pemeriksaan kualitas produk.