Mengapa kami memilih bambu? Karena bambu adalah penyimpan air terbaik. Seperti yang diketahui bahwa daerah Lakardowo adalah karst (daerah gunung kapur) muda sehingga resapan air sangat kurang. Serapan air yang kurang mengakibatkan air langsung menuju sungai dan hilang pada musim hujan, sedangkan musim kemarau akan sulit air. Bambu akan menjawab masalah ini karena semua bambu akan menyerap air pada musim hujan dan melepaskannya di musim kemarau. Untuk bambu jenis tertentu, bahkan bisa menyimpan sampai 30 liter air dalam tiap batang bambu sehingga satu rumpun bambu bisa menyimpan hingga 20 ton air.
Manfaat lainnya adalah serapan karbon bambu sangat besar yaitu sampai 33 ton karbon tiap hektar bambu. Semua operasi kerja menghasilkan karbon, tapi kami optimis jika bambu kami akan surplus menyerap karbon dan menggantikan dengan oksigen karena kami menyiapkan lahan sekitar 2 hektar khusus untuk bambu jenis petung. Lahan luas itu akan ditanami bambu dengan cara pemberdayaan masyarakat. Masyarakat akan memanfaatkan bambu untuk kerajinan dan bangunan dengan standar khusus setelah dilakukan pelatihan oleh konsultan yang ditunjuk PT PRIA. Tanah 2 hektar itu akan ditanami bambu, setelah dapat dipanen akan dilakukan pemanenan rutin untuk komoditas yang bernilai ekonomi sangat tinggi.
Perawatan Bambu terbaik adalah dipanen dengan metode tertentu sehingga tidak akan merusak rumpun yang ada. Bambu yang tidak dipanen, akan membuat tumbuhnya bambu baru tidak rapi sehingga sulit diterima pasar, di samping itu juga bambu tua akan mati dan membusuk. Membusuknya bambu yang tidak dipanen ini malah akan menimbulkan emisi karbon yang mana seharusnya bambu sebagai penyerap karbon.
Semua isu lingkungan akan terjawab mulai dari air yang terjaga, serapan karbon, serta peningkatan sosial ekonomi masyarakat dari komoditas bambu. Jika filosofi air adalah mengalir dari hulu ke hilir, begitupun dengan lingkungan. Kami menjaga lingkungan dengan bambu sedangkan bambu juga akan mensejahterakan masyarakat salah satunya dapat menurunkan suhu di Daerah Lakardowo yang sangat panas. PT PRIA selalu berkomitmen melestarikan lingkungan khususnya di Indonesia Timur dengan mengelola limbah dengan baik dan benar serta melestarikan lingkungan salah satunya dengan bambunisasi ini.
Di Hari Gerakan Sejuta Pohon Nasional yang diperingati setiap tanggal 10 Januari tiap tahunnya mari bersama meningkatkan kesadaran akan pentingnya menanam dan merawat pohon guna melestarikan lingkungan, mengatasi pemanasan global, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menyediakan oksigen dan sumber daya alam lainnya untuk kehidupan manusia dan hewan. PT PRIA mengucapkan Selamat Hari Gerakan Satu Juta Pohon! PT PRIA berkomitmen menanam pohon untuk udara lebih bersih dan bumi lestari, wujudkan masa depan hijau bersama.
PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan limbah di Jawa Timur. Kami menyediakan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 terintegrasi mulai dari pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, dan pengolahan. Hubungi call center kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan anda.