Menghadapi tumpukan tugas kantor yang seolah tidak ada habisnya memang bisa memicu stres dan burnout. Rasanya seperti sedang memadamkan api “satu padam, muncul api lain di sudut berbeda”. Kuncinya bukan bekerja lebih keras sampai begadang, melainkan mengelola energi dan prioritas. Perlu adanya strategi praktis untuk mengurai tumpukan pekerjaan / tugas kantor anda.
Mengelola pekerjaan / tugas kantor yang menumpuk membutuhkan kombinasi antara perencanaan strategis, prioritas yang tepat, dan manajemen stress. Adapun beberapa strategi praktis untuk mengurai tumpukan pekerjaan / tugas kantor anda sebagai berikut:
- Tumpahkan lalu kelola semua pekerjaan / tugas kantor:
- Audit Tugas: Buat daftar pekerjaan / tugas yang dipilih (kelompokkan berdasarkan berat, prioritas dan tidak prioritas).
- Identifikasi Tugas: Cari tugas yang bisa selesai dalam < 5 menit. Kerjakan 2-3 tugas kecil ini segera. Keberhasilan kecil di awal akan memicu hormon dopamine yang membuat Anda lebih bersemangat mengerjakan tugas besar.
- Setelah dikelompokkan, jangan kerjakan secara acak. Bagi tugas ke dalam empat kategori:
- Penting & Mendesak: Kerjakan segera (misal: laporan yang harus dikirim 2 jam lagi atau yang bersifat urgent).
- Penting tapi Tidak Mendesak: Jadwalkan setelah mengerjakan tugas yang bersifat urgent (misal: pekerjaan yang deadline nya bisa diwaktu yang renggang atau besoknya).
- Penting tetapi Tugas Team: Delegasikan jika mungkin (misal: memesan ruang rapat atau diskusikan sesegera mungkin).
- Tidak Penting & Tidak Mendesak: Cari waktu senggang atau bisa diselingi saat berdiskusi dengan rekan kerja / team.
- Teknik “Eat Frog” memakan katak:
Apabila saat dikelompokkan sudah tidak ada pekerjaan / tugas yang bersifat penting dan mendesak (prioritas) maka selesaikan tugas terberat anda di 1-2 jam pertama kerja saat energi fokus masih 100%. Jika tugas terberat anda sudah selesai di pagi hari, sisa hari anda akan terasa jauh lebih ringan dan produktif.
Karena di pagi hari, kemauan (willpower) dan fokus anda berada di level tertinggi. Nama teknik ini adalah “Eat Frog” berasal dari kutipan Mark Twain. “Katak” di sini adalah tugas yang paling sulit, paling berat, dan paling membuat anda malas mengerjakannya.
PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan limbah di Jawa Timur. Kami menyediakan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 terintegrasi mulai dari pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, dan pengolahan. Hubungi call center kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan anda.