Elemen Masyarakat di Sekitar Perusahaan
Keberadaan perusahaan saling berkaitan dengan lingkungan sekitarnya. Sejak perusahaan berdiri dalam suatu daerah, sudah pasti akan menimbulkan berbagai dampak pada daerah tersebut. Sebagai perusahaan yang bertanggungjawab tentunya keadilan sosial ke masyarakat diwujudkan melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Karena berdirinya sebuah perusahaan bukan sekadar mencari keuntungan, namun secara etis juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di dalam dan di luar perusahaan tersebut. Memahami berbagai elemen masyarakat di sekitar perusahaan merupakan suatu kunci keberlanjutan jangka panjang perusahaan sebab antara perusahaan dan masyarakat terdapat simbiosis mutualisme. Oleh karena itu sebuah perusahaan tidak bisa dipisahkan dari lingkungan sekitarnya. Elemen masyarakat dibedakan menjadi elemen internal yaitu karyawan, pemegang saham, sedangkan elemen eksternal yaitu pelanggan, supplier, masyarakat, dan lain sebagainya. Berikut elemen masyarakat di sekitar perusahaan :
Karyawan adalah aset utama perusahaan. Hal ini karena karyawan dapat memberikan kontribusi secara langsung kepada perusahaan. Karyawan mempunyai potensi pertumbuhan potensi yang tak terbatas, pencipta keunggulan kompetitif, penggerak visi dan misi, sumber daya dinamis, hingga investasi jangka panjang. Melihat pentingnya peran karyawan dalam sebuah perusahaan, maka kesejahteraan dan kepuasan karyawan merupakan faktor penting yang tak boleh diabaikan oleh perusahaan sehingga dapat dikatakan perusahaan telah memberikan keadilan bagi karyawannya. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada karyawannya sebagai berikut :
Pemegang saham berperan sebagai pemilik perusahaan yang menyediakan modal, memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk menentukan arah strategis, menunjuk direksi/ komisaris, serta berhak atas dividen. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada pemegang saham sebagai berikut :
Pelanggan adalah jantung perusahaan karena merupakan sumber pendapatan utama, mendorong inovasi, memberikan umpan balik penting untuk perbaikan produk/ layanan, dan berperan sebagai pemasar mulut ke mulut yang membangun reputasi merek. Tentunya hal ini menjadi penentu penentu keberlangsungan bisnis sebuah perusahaan. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada pelanggannya sebagai berikut :
Vendor di perusahaan adalah sebagai pihak yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan perusahaan. Vendor memastikan kebutuhan perusahaan terpenuhi dan menjaga operasional berjalan lancar. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada vendor sebagai berikut :
Supplier berperan krusial dalam menyediakan bahan baku atau komponen secara tepat waktu dan berkualitas, serta mendukung efisiensi operasional perusahaan. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada supplier sebagai berikut :
Investor adalah pihak berperan krusial dalam menyediakan modal untuk ekspansi, inovasi, dan operasional perusahaan, serta membantu menstabilkan arus kas. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada investor sebagai berikut :
Peran pemerintah dalam perusahaan sebagai regulator fasilitator, konsumen, serta produsen (BUMN/BUMD). Pemerintah memastikan kepatuhan hukum, memberikan insentif, membangun infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan perlindungan pekerja. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada pemerintah sebagai berikut :
Masyarakat sekitar berperan sebagai pendukung utama keberlangsungan operasional perusahaan melalui pemberian “Social License to Operate“. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada masyarakat sekitar sebagai berikut :
Peran media dalam perusahaan untuk membangun citra merek, meningkatkan kepercayaan publik, dan mendorong penjualan melalui strategi komunikasi yang konsisten. Perusahaan yang memiliki hubungan baik dengan media tentunya akan sangat menguntungkan perusahaan. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada media sebagai berikut :
Ornop dalam perusahaan berperan sebagai mitra dalam pembangunan berkelanjutan dan pengawas dampak lingkungan/ sosial. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada ornop sebagai berikut :
Akademisi dan lembaga penelitian memiliki peran strategis dalam dunia korporasi. Akademisi dan lembaga penelitian memberikan keahlian, riset, dan analisis objektif yang sering kali tidak tersedia di dalam struktur perusahaan internal. Keberadaan mereka sebagai pendukung penelitian dan pengembangan. Adapun bentuk keadilan perusahaan kepada akademisi dan lembaga penelitian sebagai berikut :
Selaras dengan tema Hari Keadilan Sosial Sedunia yaitu “Memberdayakan Inklusi: Menjembatani Kesenjangan untuk Keadilan Sosial”, PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) menunjukkan kontribusi secara nyata dengan memahami dan berinteraksi secara efektif dengan elemen masyarakat di sekitar perusahaan. Kepada karyawan, kami menghormati hak asasi karyawan, membuat kebijakan yang transparan, kesetaraan akses peluang pada karier, hingga menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dengan memberikan fasilitas kerja yang adil dan aman bagi semua termasuk kepada karyawan wanita yang sedang dalam kondisi hamil dan menyusui. Kami menyadari betul bahwa itu adalah kunci keberhasilan dan keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya mencapai tujuan bisnisnya, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan berkelanjutan.
Sumber : Media Indonesia. 2024, 24 April. Elemen Masyarakat di Sekitar Perusahaan. https://mediaindonesia.com/humaniora/763557/elemen-masyarakat-di-sekitar-perusahaan
PT PRIA mengucapkan Selamat Hari Keadilan Sosial Sedunia. Kami berkomitmen untuk terus mempromosikan kesetaraan, menghormati hak setiap individu, dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi semua.
PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan limbah di Jawa Timur. Kami menyediakan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 terintegrasi mulai dari pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, dan pengolahan. Hubungi call center kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan anda.