PT PRIA memperkuat ketahanan pangan media tanam hidroponik. Ketahanan pangan yang digagas PT PRIA dengan maksud agar mengurangi ketergantungan ketersediaan pangan dari pihak luar. Berawal dari sebuah hobi, Bapak Arif (salah satu supervisor pengolah di PT Putra Restu Ibu Abadi), awalnya dibantu 2 relasinya kami coba tawari mereka project tanaman hidroponik. Cukup dengan meluangkan waktu di sela-sela kesibukan beliau sebagai supervisor di tempatnya bekerja, perawatan dan pemanfaatan beberapa titik air rembesan/ kondensasi AC di perusahaan akhirnya tepat 45 hari hasil tanaman tersebut tumbuh sangat subur. Dengan proses ini, tanaman selada air dan sawi berhasil dipanen.
Dengan menanam sendiri dapat lebih ekonomis, tahu mutu tanaman karena jelas tidak ada pestisida dalam proses tumbuhnya dan dapat digunakan kapan saja. Program percontohan ini diharapkan dapat ditiru oleh karyawan dan penduduk Lakardowo. Kebutuhan dapat dicukupi sendiri sehingga lebih ekonomis karena devisa rumah tangga tidak akan keluar. Jika setiap rumah melakukan hal ini, ketahanan pangan akan mulai menguat. PT PRIA memelopori dengan menggunakan air limbah yang sudah ditreatment. Dengan demikian ada dua nilai positif, pertama limbah tidak mencemari lingkungan karena diolah dengan baik dan yang kedua hasil tanaman yang dapat memperkuat ketahanan pangan.
PT PRIA melakukan hal kecil untuk kebaikan masyarakat dengan mengelola limbah secara benar agar limbah tidak mencemari lingkungan. Mari kita mulai kebaikan sekecil apapun untuk merubah dunia menjadi lebih baik. Ke depan PT PRIA berencana mengembangkan dalam bentuk “Green House” untuk mewujudkan lingkungan hijau.