Berawal dari Plastik, Kini Hujanpun Mengandung Mikroplastik

PT Putra Restu Ibu Abadi > Informasi > Informasi > Berawal dari Plastik, Kini Hujanpun Mengandung Mikroplastik
10 Minute

Berawal dari Plastik, Kini Hujanpun Mengandung Mikroplastik

Turunnya hujan sebagai relaksasi bagi manusia karena dapat meredakan stress dan memberikan ketenangan. Selain itu hujan juga memberikan manfaat bagi kehidupan di bumi salah satunya sebagai pengisi air tanah, pendukung siklus hidrologi, menutrisi tanaman, membersihkan udara dari polusi, hingga menyediakan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga air. Namun berdasarkan penelitian terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dilakukan sejak tahun 2022 bahwa hujan di beberapa wilayah mengandung partikel mikroplastik. Temuan ini menjadi peringatan bahwa polusi plastik kini tidak hanya mencemari tanah dan laut, tetapi juga atmosfer. Hujan mikroplastik ditemukan hampir di seluruh wilayah urban Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan beberapa kota besar lainnya. 

Penelitian dari BRIN ini didukung juga penelitian mengenai kontaminasi mikroplastik di udara ambien di 18 kabupaten/ kota di Indonesia yaitu Aceh Utara, Bandung, Bulukumba, Denpasar, Gianyar, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jambi, Kupang, Malang, Palembang, Palu, Pontianak, Semarang, Sidoarjo, Solo, Sumbawa, dan Surabaya yang dilakukan oleh Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (ECOTON) bersama masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (SIEJ) pada Mei – Juli 2025. Penelitian ini  menggunakan pemantauan deposisi pasif mikroplastik udara dengan analisis mikroskopik dan spektroskopi inframerah Fourier Transform (FTIR) untuk memastikan jenis polimernya. Hasil kajian tersebut mengungkap 5 kabupaten/ kota dengan kontaminasi tertinggi Jakarta Pusat (37 partikel /2 jam/9 cm), Jakarta Selatan (30), Bandung (16), Semarang (13), dan Kupang (13).

Peneliti BRIN Muhammad Reza Cordova menjelaskan bahwa adanya mikroplastik dalam air hujan terbentuk dari degradasi limbah plastik yang melayang di udara akibat aktivitas manusia yaitu serat sintetis pakaian, debu kendaraan dan ban, sisa pembakaran sampah plastik, dan degradasi plastik di ruang terbuka. Dari plastik ke mikroplastik turun bersama hujan ke dalam udara, partikel-partikel halus itu kemudian ikut berputar di udara, dan akhirnya turun kembali bersama hujan (atmospheric microplastic deposition).

Keberadaan mikroplastik di air hujan tidak berarti air hujan berbahaya langsung bagi kesehatan menurut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI, Aji Muhawarman. Namun beberapa studi menunjukkan bahwa paparan jangka panjang dalam jumlah besar dapat berpotensi pada kesehatan manusia, namun hingga saat ini belum ada bukti ilmiah kuat bahwa mikroplastik secara langsung menyebabkan penyakit tertentu.  Manusia dapat terpapar mikroplastik melalui jalur makanan dan minuman serta melalui udara.

Sebagai upaya pencegahan beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari di antaranya menggunakan masker saat beraktivitas luar ruangan terutama saat/ setelah hujan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tidak membakar sampah plastik secara terbuka, dan memilah sampah rumah tangga. Mari merubah gaya hidup yang mendukung kelestarian lingkungan agar fenomena-fenomena tidak menguntungkan salah satunya hujan mikroplastik tidak berlanjut. Karena dari plastik yang kita buang sembarangan, asap yang mencemari lingkungan, pembakaran sampah yang tidak terkendali akan berdampak kembali kepada kita ke dalam hal yang merugikan bagi kehidupan.

Sumber :

  1. BRIN. (2025) Air Hujan Jakarta Mengandung Mikroplastik, BRIN Ingatkan Bahaya Polusi dari Langit. https://www.brin.go.id/news/125226/air-hujan-jakarta-mengandung-mikroplastik-brin-ingatkan-bahaya-polusi-dari-langit
  2. Ecoton. (2025). Riset Ecoton dan SIEJ Ungkap Paparan Mikroplastik Udara Jakarta Tertinggi di Indonesia. https://ecoton.or.id/riset-ecoton-dan-seij-ungkap-paparan-mikroplastik-udara-jakarta-tertinggi-di-indonesia/
  3. Kemenkes. (2025). Mikroplastik Ada di Air Hujan, Apa Dampaknya Buat Tubuh?. Aji Muhawarman, ST, MKM. https://kemkes.go.id/id/mikroplastik-ada-di-air-hujan-apa-dampaknya-buat-tubuh

PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan limbah di Jawa Timur. Kami menyediakan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 terintegrasi mulai dari pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, dan pengolahan. Hubungi call center kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *