Menyisihkan Beberapa Persen dari Gaji untuk Tabungan Setelah Menikah

PT Putra Restu Ibu Abadi > Informasi > Informasi > Menyisihkan Beberapa Persen dari Gaji untuk Tabungan Setelah Menikah
6 Minute

Menyisihkan Beberapa Persen dari Gaji untuk Tabungan Setelah Menikah

Menabung setelah menikah bukan sekadar kebiasaan baik, tapi menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas dan masa depan keuangan keluarga. Saat masih sendiri, pengeluaran cenderung lebih fleksibel. Namun setelah menikah, tanggung jawab bertambah dan keputusan finansial harus dipikirkan bersama. Kebutuhan mendesak bisa terjadi kapan saja. Tabungan berfungsi sebagai “penyelamat” agar tidak perlu berutang. Idealnya, dana darurat mencapai 3–6 bulan pengeluaran keluarga.

Menentukan berapa persen dari gaji yang ideal untuk ditabung setelah menikah sebenarnya tidak ada angka yang benar-benar baku. Namun, ada beberapa panduan umum yang bisa dijadikan acuan agar kondisi keuangan tetap sehat dan tujuan masa depan bisa tercapai. Salah satu metode yang cukup populer adalah prinsip Aturan 50/30/20. Dalam konsep ini, penghasilan dibagi menjadi tiga bagian:

  • 50% untuk kebutuhan pokok (kebutuhan rumah tangga, sewa/ cicilan, transportasi) 
  • 30% untuk keinginan (hiburan, makan di luar, gaya hidup) 
  • 20% untuk tabungan dan investasi 

Setelah menikah, kebutuhan biasanya meningkat karena adanya tanggungan bersama. Oleh karena itu, persentase tabungan bisa disesuaikan seperti berikut:

  1. Minimal 10% – 20% dari gaji (Standar Aman)
    Ini adalah angka realistis bagi pasangan yang baru menikah. Fokus utama adalah:
    • Dana darurat (3–6 bulan pengeluaran) 
    • Tabungan jangka pendek (renovasi rumah, kendaraan) 
  1. 20% – 30% (Ideal dan Sehat)
    Jika penghasilan cukup dan pengeluaran terkontrol, ini adalah kondisi ideal karena:
    • Bisa menabung sekaligus investasi 
    • Persiapan dana pendidikan anak 
    • Dana pensiun lebih cepat terkumpul 
  1. >30% (Agresif / Financial Goal Tinggi)
    Biasanya dilakukan oleh pasangan yang:
    • Hidup sederhana 
    • Memiliki tujuan besar (beli rumah cepat, financial freedom) 

Kesimpulan

Menabung setelah menikah adalah langkah penting untuk membangun keluarga yang stabil, aman, dan terencana. Bukan soal besar kecilnya jumlah, tetapi konsistensi dan komitmen bersama yang menjadi kunci utama. Secara umum, menabung 10%–30% dari total penghasilan keluarga adalah kisaran yang sehat setelah menikah. Jika memungkinkan, usahakan mendekati 20% atau lebih agar kondisi finansial lebih aman dan masa depan lebih terjamin.

PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan limbah di Jawa Timur. Kami menyediakan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 terintegrasi mulai dari pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, dan pengolahan. Hubungi call center kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *