DLH dan Dinkes Dorong Pengelolaan Limbah Medis Terpadu di Kabupaten Jombang
Jombang, 17 Oktober 2025 — Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menggelar kegiatan “Sosialisai Puskesmas sebagai Pengumpul Limbah Bahan BErbahaya Beracun (LB3) dari Praktek Mandiri TEnaga Kesehatan” di Aula Pemerintah Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Jombang, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang maupun Provinsi Jawa Timur, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Jombang, serta penghasil Limbah B3 di jejaring Puskesmas se Kabupatan Jomabng. Acara dibuka oleh Asisten 1 Pemerintah dan Kesejahteraan RAkyat Kabupaten Jombang dan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Bapak Menis Agus Muttaqin, S.E., M.Si. dari DLH Kabupaten Jombang serta Bapak Dr. Dwi Setya, SKM., M.Kes dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
DLH: Pengelolaan Limbah untuk Lingkungan Aman
Dalam paparannya, Bapak Menis Agus Muttaqin, S.E., M.Si. menjelaskan pentingnya pengelolaan limbah medis secara terintegrasi untuk melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengumpulan limbah B3 medis di seluruh wilayah Jombang, serta memperkuat kepatuhan terhadap regulasi lingkungan hidup.
Beliau juga menekankan perlunya dukungan pembiayaan dari berbagai sumber, seperti APBD, CSR, retribusi layanan, dan kemitraan pihak ketiga, agar program ini berkelanjutan dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Melalui pengelolaan limbah medis yang profesional, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga menciptakan sistem yang mandiri dan berdaya guna bagi daerah,” ujar Menis Agus.
Dinkes Provinsi: Puskesmas Jadi Garda Terdepan
Sementara itu, Bapak Dr. Dwi Setya, SKM., M.Kes. menegaskan bahwa sistem pengelolaan limbah medis berbasis wilayah merupakan strategi penting agar proses pengumpulan, penyimpanan, hingga pemusnahan dilakukan secara aman dan efisien. “Puskesmas harus menjadi garda terdepan dalam pengumpulan limbah medis dari praktik mandiri tenaga kesehatan. Pemerintah daerah perlu memastikan sistem ini berjalan terpadu sesuai kemampuan wilayah,” jelas Dr. Dwi Setya, SKM., M.Kes. Beliau menambahkan kebijakan ini sejalan dengan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 serta berbagai regulasi nasional lainnya yang menekankan tanggung jawab bersama antara fasilitas kesehatan dan pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
Sinergi Menuju Pengelolaan Limbah Medis yang Aman dan Berkelanjutan
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kerja sama lintas sektor antara DLH, Dinkes, dan Puskesmas di Kabupaten Jombang. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan terbentuk sistem pengelolaan limbah medis yang aman, efisien, serta berwawasan lingkungan — menuju Jombang Bersih, Aman, dan Berkelanjutan.
PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan limbah di Jawa Timur. Kami menyediakan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 terintegrasi mulai dari pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, dan pengolahan. Hubungi call center kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan anda.
Comment (1)
Al illiyas
7 November 2025PT.PUTRA RESTU IBU ABADI emang 👍