Menjaga Kualitas Air Limbah dengan Pengujian Rutin
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) adalah fasilitas penting yang dirancang untuk mengolah air limbah sebelum dibuang ke lingkungan dengan memastikan kualitas air limbah terjaga dan tidak mencemari lingkungan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tugas menjaga kualitas air limbah adalah tanggung jawab semua pihak, mulai dari individu, pelaku usaha/industri, hingga pemerintah, dan IPAL memiliki peran penting dalam mencapai tujuan ini.
Operator IPAL memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa IPAL beroperasi dengan baik dan air limbah yang dibuang ke lingkungan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Salah satu cara menjaga kualitas air limbah adalah dengan melakukan pengujian pada bak hasil setiap hari. Pengujian harian merupakan bagian dari pemenuhan regulasi terkait dengan pengelolaan limbah cair, yang biasanya mengharuskan adanya pemantauan kualitas air limbah secara berkala.
Pengujian harian dapat meliputi pengecekan parameter kualitas air seperti pH, Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), dan lain-lain. Hasil dari pengujian ini, dapat menjadi dasar untuk evaluasi kinerja IPAL dan melakukan penyesuaian operasional agar mencapai efisiensi pengolahan yang optimal.
Pada proses pengujian harian, operator mengambil sampel air limbah dari bak hasil kemudian dianalisis di laboratorium untuk mengukur parameter kualitas air yang telah ditentukan. Hasil analisis dibandingkan dengan baku mutu yang telah ditetapkan sesuai dengan Pergub Jatim No. 52 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Industri.
Hasil dari pengujian ini, dapat menjadi indikator dan dasar untuk evaluasi kinerja IPAL. Jika parameter kualitas air tidak memenuhi baku mutu, maka operator dapat melakukan tindakan korektif. Operator dapat segera mengidentifikasi masalah yang terjadi dan melakukan tindakan perbaikan. Selain itu, operator juga dapat melakukan penyesuaian operasional IPAL, seperti mengatur dosis bahan kimia pada proses netralisasi/koagulasi/flokulasi atau mengatur debit air limbah. Pengujian harian juga dapat membantu operator dalam mendeteksi adanya potensi kerusakan pada peralatan IPAL, sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan sebelum terjadi kerusakan yang lebih serius dengan melakukan perawatan unit pengolahan.
Dengan melakukan pengujian harian pada bak hasil IPAL, operator dapat memastikan bahwa sistem IPAL berfungsi dengan baik, operasional IPAL berjalan efisien, dan tujuan utama untuk menjaga kualitas air limbah agar tidak mencemari lingkungan dapat tercapai.
PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan limbah di Jawa Timur. Kami menyediakan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 terintegrasi mulai dari pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, dan pengolahan. Hubungi call center kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan anda.