Bahaya Merkuri Pada Lampu TL

PT Putra Restu Ibu Abadi > Informasi > Informasi > Bahaya Merkuri Pada Lampu TL
7 Minute

Bahaya Merkuri Pada Lampu TL

3 January 2026

Pernahkah kita menyadari jika lampu yang sehari-hari kita gunakan untuk menerangi dan membantu aktivitas kita terutama di malam hari ternyata bisa menjadi sumber masalah bagi kesehatan dan mengganggu lingkungan? Namun tidak semua lampu penerangan berbahaya bagi kesehatan. Saat ini ada tiga jenis teknologi lampu yang biasa kita gunakan, pertama lampu pijar contohnya seperti lampu bohlam, kedua lampu pendar atau lampu yang berbentuk tabung panjang atau biasa disebut lampu TL (lampu tabung fluoresens), dan yang ketiga adalah lampu hemat energi yang biasanya berbentuk spiral atau tabung seperti ditekuk dengan ukuran yang lebih kecil.

Dari beberapa jenis lampu penerangan tersebut ada salah satu jenis lampu yang ternyata banyak mengandung zat yang dapat mengganggu kesehatan, yaitu jenis Lampu TL. Lampu TL kompaski  untuk keperluan penerangan umum ≤30W mengandung merkuri >5 mg per penyuluh (sumber:sib3pop.menlhk.go.id). Padahal saat ini lampu TL banyak digunakan  bahkan cenderung meningkat penggunaannya di berbagai tempat seperti rumah, kantor, sekolah, maupun industri/ pabrik. Lampu ini juga memiliki kelebihan seperti efisiensi energi, umur yang panjang, dan tidak menghasilkan panas yang berlebihan. Namun diantara kelebihan tersebut ternyata lampu TL juga mengandung banyak merkuri yang merupakan bahan berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia. 

Apa Itu Merkuri?

Merkuri (Hg) adalah unsur kimia alami yang dikenal sebagai raksa dan digolongkan sebagai logam berat. Merkuri merupakan satu-satunya logam yang berwujud cair pada suhu ruangan.  Merujuk pada PP 22 Tahun 2021, merkuri (Hg) termasuk dalam kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) dan diatur terkait pengelolaannya. Merkuri yang digunakan pada lampu TL adalah merkuri dengan bentuk uap yang dapat menghasilkan cahaya. Saat listrik dialirkan, uap merkuri ini akan tereksitasi dan memancarkan sinar ultraviolet. Sinar ini kemudian mengenai lapisan fosfor pada lampu, yang akan menampilkan cahaya yang tampak. 

Bahaya merkuri untuk kesehatan

Mengutip dari hellosehat.com paparan logam berat merkuri ini dapat menyebabkan keracunan. Pada dasarnya logam merkuri merupakan neurotoksin atau racun yang menyerang sistem saraf. keracunan ini bisa terjadi akibat tertelan, terhirup atau tersentuh kulit. Namun yang paling sering terjadi adalah saat terhirup. Dampak paparan merkuri dalam jumlah yang tinggi dapat menyebabkan saluran pencernaan,sistem saraf, dan memicu penyakit urologi. 

PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan limbah di Jawa Timur. Kami menyediakan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 terintegrasi mulai dari pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, dan pengolahan. Hubungi call center kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *