Hadapi Musim Kemarau, PT PRIA Optimalkan Rain Water Harvesting untuk Konservasi Air

PT Putra Restu Ibu Abadi > Informasi > Informasi > Hadapi Musim Kemarau, PT PRIA Optimalkan Rain Water Harvesting untuk Konservasi Air
9 Minute

Hadapi Musim Kemarau, PT PRIA Optimalkan Rain Water Harvesting untuk Konservasi Air

Musim kemarau di Indonesia sering kali membawa tantangan serius, tidak hanya bagi pertanian tetapi juga bagi operasional industri. Keterbatasan pasokan air bersih dari sumber konvensional (PDAM atau air tanah) dapat mengganggu proses produksi dan meningkatkan biaya operasional. Menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko kekeringan pada musim kemarau, PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) menyadari pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dengan mengambil langkah proaktif dalam manajemen sumber daya air. PT PRIA menginisiasi langkah Rain Water Harvesting (RWH)  atau Pemanenan Air Hujan (PAH) sebagai salah satu solusi inovatif untuk mengurangi ketergantungan pada air tanah atau sumber air permukaan lain yang seringkali menipis saat kemarau panjang.

Teknik rain water harvesting ini mengumpulkan air hujan yang jatuh di atap-atap gedung atau area terbuka melalui sistem talang dan pipa. Atap yang luas dan bersih menjadi media utama penangkap air hujan. Langkah ini memastikan bahwa setiap tetes air hujan yang jatuh di area perusahaan tidak terbuang sia-sia, melainkan diarahkan menuju sistem penampungan. PT PRIA memasang talang air di sekeliling atap gedung yang terhubung dengan sistem perpipaan. Pipa-pipa ini dirancang khusus untuk mengalirkan air hujan dari atap langsung menuju bak penampungan.

Sebelum air hujan masuk ke bak penampungan, dilakukan penyaringan (filter) untuk menghilangkan kotoran seperti daun, debu, dan partikel padat lainnya dari atap. Penyaringan ini penting untuk memastikan air yang ditampung relatif bersih, sehingga memudahkan proses pemanfaatannya. Air yang telah disaring ditampung dalam bak penampungan dengan kapasitas besar. Pada musim kemarau, bak penampung inilah yang menjadi sumber air alternatif, mengurangi beban perusahaan dalam mencari sumber air bersih lain. Air hujan yang telah dikumpulkan dan diolah melalui sistem ini tidak digunakan untuk konsumsi minum, melainkan dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai keperluan operasional.  

Penerapan sistem ini memberikan dampak positif secara operasional maupun lingkungan. Dengan memanfaatkan air hujan, kebutuhan air bersih dari sumur dalam (air tanah) dapat dikurangi drastis, sehingga menjaga stabilitas cadangan air tanah di lingkungan sekitar.  Selain menampung, sebagian air hujan diarahkan ke kolam resapan untuk membantu mengisi kembali cadangan air tanah (groundwater recharge), mengurangi dampak penurunan muka air tanah. Menampung air hujan secara terstruktur juga membantu mencegah genangan atau limpasan air berlebih di area pabrik saat curah hujan tinggi.

Langkah rain water harvesting ini membawa dampak signifikan, yaitu PT PRIA dapat mandiri dalam pemenuhan air non-konsumsi, mengurangi biaya operasional air, dan berpartisipasi aktif dalam konservasi lingkungan dengan mengurangi pengambilan air tanah secara berlebihan. Melalui rain water harvesting, PT PRIA berharap dapat memberikan contoh bagi industri lain dalam mengelola air secara bijak, terutama di daerah yang rentan mengalami kekurangan air pada musim kemarau panjang. 

PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan limbah di Jawa Timur. Kami menyediakan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 terintegrasi mulai dari pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, dan pengolahan. Hubungi call center kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *